Langsung ke konten utama

Penggunaan Obat di Bulan Suci Ramadhan

Bulukumba, Penggunaan obat saat bulan ramadhan / Saat Berpuasa dianjurkan pasien mengikuti Resep dokter yang telah ditentukan.

1. Bagaimana Penggunaan Obat Saat Berpuasa ?
Perlu kalian ketahui perubahan jadwal waktu minum obat mungkin dapat mempengaruhi efek terapi obat. Karena itu perlu kehati hatian dalam merubah jadwal minum obat.konsultasikan dengan dokter atau apoteker anda.
Obat yang diminum satu kali sehari ( 1x1 ) tidak ada perbedaan ketika digunakan saat malam hari atau pagi hari saat sahur.
Kemudian obat yang digunakan dua kalu sehari ( 2x1 ) disarankan untuk diminum pada saat sahur dan saat berbuka.

2. Bagaimana dengan obat yang harus diminum 3-4 kali sehari ?
- mengganti obat bentuk sediaan lepas atau aksi panjang sehingga frekuensi pemakaian bisa dikurangi menjadi sekali atau 2 kalu seharu, atau digantu dengan obat lain yang masih memiliki efek dan mekanisme sama tetapi memiliki durasi aksi yang lebih panjang.dengan resep dokter ya !
- Jika tidak bisa diganti , maka penggunaannya adalah dari waktu buka puasa hingga sahur , yang sebaiknta dibagu dalam rentang waktu yang sama.

3. Tidak semua pengguna obat membatalkan puasa.
Yaitu dalam bentuk yang tidak diminum melalui mulut dan masuk saluran cerna
- obat yang diabsorpsi melalui kulit ( Salep, Krim , Plester )
- obat yang diselipkan dibawah lidah ( seperti Nitrogluserun untuk angina pectori )
- Obat obat yang disuntikkan, baik melalui kulit, otot, sendi dan vena ,kecuali pemberian makanan melalui intravena.
- Obat tetes mata atau telinga
- Obat Kumur, Sejauh tidak tertelan
- Pemberian Gas Oksigen dan anestesi
- Obat yang digunakan melalui vagina, seperti supoositoria

4. bagaimana dengan penggunaan obat sebelum dan sesudah makan.?

- Sebelum makan
Jika diminta sebelum makan berarti sekitar 30 menit sebelum makan,Obat biasa diminum saat sahur ( 30 Menit sebelum makan ) atau saat berbuka ( 30 menit sebelum makan ).

-Sesudah makan
Setelah majan artinya kondisi lambung berisi makanan kira kira 5-10 menit setelah makan besar.

"" Jika ada obat yang harus diminum tengah malam sesudah makan, Maka perut dapat diisi dulu dengan roti atau sedikit nasi sebelum minum obat ""



Laporan : Andi Hebri Fitratullah,SKM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Pertama Akreditasi Puskesmas Caile

Bulukumba, Hari Pertama Tim Surveior akreditasi Puskesmas berasal dari Kementrian Kesehatan RI tiba di Bulukumba dalam kegiatan Akreditasi Puskesmas. Kegiatan ini berlangsung Selama 3 hari kedepan, yakni pada tanggal 5-7 September 2018. Tim dari kementrian Kesehatan RI ini atas nama mardjono Samad ( Survaior Bidang UKM ) berasal dari daerah Sulawesi Tengah dan didampingi oleh 2 rekannya yakni dr.H.Renny Ibrahim ( Survaior Bidang Administrasi Manejemen ) berasal dari Gorontalo dan dr.Eko Hariawan ( Survaior Bidang  UKP ) berasal dari Jawa Tengah. Dalam sambutan koordinator Survaior akreditasi Mardjono Samad Mengatakan bahwa  bagaimana cara kerja puskesmas caile dalam memberikan pelayanan Mutu dan keselamatan pasien. Kemudian puskesmas caile bisa menghadapi akreditasi ini dengan hasil nilai yang memuaskan.tuturnya Disisi lain Kepala Puskesmas Caile dr.A.Marlah Susyanti Akbar dalam sambutanya memaparkan mengenai letak geografis Puskesmas Caile dan alur pelayanan y...

Komitmen Bersama Akreditasi Puskesmas Caile

Bulukumba, dalam rangka mempersiapkan Akreditasi Puskesmas caile menggelar Pertemuan duduk bersama bersama staf Puskesmas membicarakan Komitmen Bersama dan di Hadiri oleh Tim Pendamping Akreditasi Puskesmas Dari Dinas Kesehatan pada hari selasa 23 Januari 2018 di Aula Puskesmas Caile. Menurut Kepala Puskesmas Caile "dr.A.Marlah Susyanti Akbar mengatakan Bahwa Tim Puskesmas Harus bekerjasama dalam menghadapi Akreditasi Puskesmas Pada akhir Bulan Agustus dan berkomitmen menjalankan tugas yang sudah saya berikan. Disisi lain Pemateri Dari Dinas Kesehatan Kabupaten "dr.Nurbaya mengatakan Bahwa Persiapan Akriditasi meliputi pertama membangun komitmen bersama yakni melakukan lokakarya di puskesmas ,pelatihan dan Pelaporan kemudian dokument yang dipersiapkan sebanyak 9 Bab. Puskesmas harus membuat tim kenerja , Pokja dan MOU rujukan Ke Rumah Sakit dan Klinik Nurul. Lanjut dr.Nurbaya. Laporan Humas PKM Caile

Sosialisasi pemberian Tablet Tambah Darah Bagi Remaja Putri

Laporan : Andi Hebri Fitratullah, SKM Bulukumba, Kegiatan Sosialisasi Pemberian Tablet Tambah Darah tingkat Kecamatan Ujung Bulu yang di gelar oleh Puskesmas Caile bekerja sama dengan PT.Phapros pada tanggal 19 Oktober 2017 di Hotel Arini II . Kegiatan ini di hadiri oleh beberapa sekolah tingkat SMP / MTs dan SMA/MA/ SMK se Kecamatan Ujung Bulu masing masing diwakili oleh 1 Pembina UKS,  1 Komite Sekolah dan 1 Siswa kemudian perwakilan masing Kelurahan yang ada di kecamatan Ujung Bulu. Menurut Pemateri dari PT. Phapros' Elisa mengatakan bahwa Setiap Tablet Tambah Darah bagi Wanita usia subur dan ibu hamil sekurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental kemudian manfaatnya yaitu untuk mengurangi angka kejadian anemia ,bukan hanya ibu hamil tetapi juga terkhususnya bagi kepada generasi penerus bangsa. Disisi lain Kepala Puskesmas Caile ' dr.A.Marlah Susyanti mengatakan bahwa gejala utama anemia yaitu muka pucat, kurang bertenaga, mudah mengantuk d...